Cara Memulai Usaha Kecil Buat Pemula

Author Pebisnis Online

Menjalankan usaha rumahan yang menguntungkan meski dengan modal kecil bukan hal gampang. Ada fakta bahwa dalam waktu 5 tahun, hanya tersisa 20% pelaku usaha-usaha kecil yang bertahan. Setelah 10 thn, pelaku yang bikin usaha modal kecil itu sisa 4%. Artinya, bila 30 pemula memulai suatu ide bisnis online dengan modal kecil, maka setelah 5 tahun tersisa hanya 6 orang. Dan setelah 10 tahun tersisa 1,2 (tak sampai 2 pebisnis pemula!) dari jumlah awal sebanyak 30 orang tadi yang masih menekuni usaha yang dapat menghasilkan uang tersebut.

Dari sekian banyak pengalaman, seorang wirausahawan sukses mengatakan bahwa ada nasihat tentang berbisnis rumahan (misal, bisnis online) yang harus diindahkan. Nasihat bisnis online dari rumah itu bersifat teknis yaitu menguasai marketing, public relation, cakap dalam manajemen, memiliki modal, mempunyai jaringan dan masih banyak lagi.

Tips cari uang itu adalah hal-hal utama, namun ada satu hal lagi yang paling penting di atas segalanya yaitu HARUS MEMPUNYAI ALASAN KUAT saat memulai USAHA. Alasan kuat itu menyangkut pertanyaan kenapa memulai membangun perusahaan, kejernihan pikiran, bersifat kreatif dan respon kita dalam menghadapi masalah di kehidupan ini.

usaha kecil untung besar

[Mungkin Anda tertarik membaca Pengalaman Saya Menjalankan Bisnis di Rumah].

Alasan kuat itu menjawab kenyataan seperti betapapun hebat kemampuan Anda, seberapa kuat modal yang dimiliki dan seluas apapun relasi Anda, maka bila tak mempunyai alasan yang kuat memulai usaha dengan modal kecil baru, tidak ada rasa cinta terhadap apa yang dikerjakan, dan tak memiliki nilai positif dalam menghadapi kehidupan dan bisnis, maka sudah dipastikan bahwa usaha apapun akan gagal.

 

Sikap Positif Versus Negatif – Perbedaan Mental Yang Menentukan Kesuksesan

Ada 6 hal pembeda antara orang dengan pikiran positif versus orang dengan pikiran negatif.

cara memulai usaha baru
Dalam gambar di atas, terlihat bahwa bila sebagian besar seseorang mempunyai sifat di bagian bawah, maka itu artinya mental mereka cenderung bersifat negatif, demikian juga sebaliknya.

Namun, pada dasarnya mental manusia tak mungkin terus ada di atas, sebab sering juga dalam diri seseorang muncul hal negatif baru seperti gambar di bagian bawah yakni Blame, Excuse, dan Denial. Yang terbaik adalah tetap berusaha menjadi orang dengan mental positif.

Blame merupakan sikap mental memulai salahkan orang lain atas sebuah peristiwa. Contohnya, Pak Anu datang terlambat ke kantor dan dia menyalahkan istrinya karena bangun kesiangan sehingga sarapan pagi juga telat disiapkan atau karena anaknya rewel minta diantar ke sekolah padahal biasanya memakai jasa antar jemput langganan.

Excuse merupakan sikap mental yang selalu mencari alasan atas kesalahan yang dilakukan seseorang. Pada kasus di atas, Pak Anu akan mencari alasan penyebab dia terlambat ke kantor, alasan umumnya karena macet.

Denial merupakan sikap mental penolakan bahwa dia sebenarnya berbuat satu kesalahan. Ia menolak dikatakan terlambat ke kantor meskipun sebenarnya sudah telat sejam.

Ownership ialah rasa kepemilikan artinya seseorang merasa terlibat atas kejadian di sekitarnya. Contohnya, jika ada seorang tuna netra akan menyeberang jalan raya yang ramai maka sifat ownership tercermin dari keinginan seseorang untuk memberi pertolongan untuk menyeberangkan jalan.

Accountability ialah sifat seseorang yang dapat diandalkan. Di peristiwa tuna netra itu maka sifat ini akan ditunjukkan dengan cara membantunya menyebrang jalan.

Responsibility ialah sifat bertanggung jawab. Jika ada orang terluka ringan akibat kecelakaan di jalan, maka bila ada seseorang yang memberikan obat untuk luka orang tersebut, maka inilah cermin dari sifat bertanggungjawab itu.

Semua sifat tersebut akan terlihat dalam setiap kegiatan yang dilakukan seseorang dalam hidup ini. Sifat-sifat itu membedakan antara orang positif dan negatif. Itu adalah rahasia pengusaha sukses di dunia ini.

[Baca juga Mental Seorang Pebisnis].

 

Kiat Baru Menghadapi Kegagalan Dalam Usaha

Secara praktek, ketika seseorang baru mengalami kegagalan menghasilkan uang dari usaha kecilnya, maka dia menghadapi apa yang disebut dengan Brutal Facts, yaitu harus mampu memulai menghadapi fakta-fakta yang menjadi penyebab kegagalan itu. Tak peduli betapa menyakitkannya fakta tersebut. Selain itu, maka dia harus pula mempunyai “optimisme berlebihan”. Pengusaha sukses selalu memiliki optimisme baru yang sangat berlebihan, karena sikap usaha yang dapat menghasilkan uang seperti itulah yang membuatnya dapat melewati masa sulit (kegagalan).

Namun bagaimana bila kegagalan dalam usaha rumahan dgn modal kecil itu terjadi saat mereka mempunyai bertanggung jawab yang mesti dipenuhi? Misalnya keluarga harus tetap diberi makan dimana hal seperti ini akan membuat seseorang makin takut untuk mengambil resiko.

Untuk menjawab hal itu, maka ada saran bahwa memulai usaha menjanjikan dengan modal kecil itu sebaiknya dikerjakan saat masih muda dan belum memiliki tanggungan keluarga. Karena jika gagal maka resikonya tak terlalu berat. Namun bila sudah berkeluarga dan mengalami kegagalan maka sebaiknya Anda memahami apa yang menjadi kelebihan Anda. Segera mencari rekanan usaha yang mampu menutupi kelemahan Anda. Cara ini lebih memudahkan mengatasi kegagalan bisnis dari rumah sebab ada teman selalu siap membantu. Contoh misalnya, kita tak punya modal uang untuk investasi bisnis tapi memiliki keahlian, maka cari teman yang memiliki uang untuk meminjamkan modal mereka agar dapat memulai usaha kecil Anda.

[Baca: Penyebab Utama Gagal dalam Bisnis].

kiat memulai usaha
Dalam memulai sebuah peluang usaha di rumah, sebaiknya jangan mengejar ketenaran dan uang, namun cari sebuah alasan idealis seperti kita memulai bisnis untuk memberikan sumbangan positif kepada dunia. Memiliki sebuah alasan idealis akan sangat membantu jika suatu saat kondisi usaha kecil untung besar dalam posisi tidak menguntungkan atau macet. Hidup dengan pikiran positif akan menentukan peluang usaha sukses di masa depan. Mental positif akan membuat pikiran positif dan tidak mudah menyerah!